June 19, 2024

INVENTIF – Menjelang akhir tahun 2022, Komisariat Real Estate Indonesia (REI) Bekasi bekerjasama dengan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menggelar Property Expo. Pameran tersebut digelar di Living Plaza, Jababeka, sepanjang periode 9-15 November 2022. PropertyExpo tersebut ditargetkan menghasilkan transaksi Rp 140 miliar.

Ketua Komisariat REI Bekasi, Tuti Mugiastuti mengatakan, property expo merupakan bagianupaya untuk terus menggalakkan bisnis properti di Bekasi dan sekitarnya.

Ia bilang, antusias pengembang untuk ikut property expo terlihat dari stand pameran yang terisi penuh mencapai 30 pengembang. Bahkan beberapa pengembang terpaksa sudah tidak bisa ikut bergabung karena keterbatasan area pameran.

“Selama 7 hari property expo, kami menargetkan terjadi transaksi sekitar Rp 140 miliar, adapun target prospek diharapkan mencapai Rp 240 miliar.” kata Tuti dalam keterangan resminya, Jumat (10/11).

Tuti optimistisproperty expo ini bisa menjadi magnet masyarakat di Bekasi dan sekitarnya yang sedang mencari rumah subsidi, rumah komersial, dan apartemen.

Walaupun ekonomi secara umum terkena dampak krisis ekonomi global tetapi permintaan untuk rumah subsidi dan rumah komersial masih tetap tinggi di Bekasi.

“Sampai dengan akhir tahun 2022 ini saja penjualan di anggota REI Bekasi masih bagus. Saya optimistis di tahun 2023 akan tetap bagus karena kebutuhan rumah masih besar,” ujar Tuti.

Sementara itu Kepala Kanwil 1 Bank BTN Benjamin Sihombing dalam sambutannya mengatakan property expo ini bisa memberi manfaat bagi masyarakat, memberi keuntungan bagi pengembang sebagai mitra dari BTN. “Property expo juga akan meningkatkan kolaborasi dan kerjasama antara BTN dengan para pengembang,” ujarnya.

Ketua DPD REI Jawa Barat Joko Suranto mengatakan, property expo di Bekasi adalah strategi BTN dan REI untuk mendorong pertumbuhan properti. “Tahun 2023 kita tidak perlu ikutan pesimis karena secara data pada saat PDB kita minus saja, bisnis kita masih bisa survive,” ujar Joko.

Arrayan Group merupakan salah satu pengembang yang ikut tampil di Property Expo Bekasi ini. Menurut Karsan, GM Commercial, Retail Arrayan Group mengatakan ada tiga proyek yang dipamerkan ruko 2 lantai dengan harga Rp 800 jutaan, ruko 1 lantai yang disebut ruki sekitar Rp 300 jutaan, dan runita atau rumah niaga di harga kurang lebih Rp 400 jutaan.

Arrayan Group menargetkan penjualan selama pameran ini kurang lebih Rp10 miliar. Selama pameran, pengembang ini menawarkan uang muka 10% bisa dicicil selama 10 kali.

Selain itu, ada PT Putra Athaland Mandiri dengan menawarkan rumah subsidi Villa Athaland Sindangmulya tahap 2 yang berlokasi di Cibarusah.

Lalu ada TMA Group dengan menawarkan produknya yang berlokasi di Cikarang yaitu Balika Residence dan Arsanta the Pajajaran Residence untuk rumah subsidi dan untuk rumah komersilnya, yakni Pesona Alam Jatinangor di Bandung.

Penulis : Vinolla.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *