June 19, 2024

Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta memberuk anggotanya yang terluka akibat lemparan batu Bonek saat pertandingan persahabatan Persebaya dengan PSIS Solo. (Ist)

INVENTIF –  Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta meminta jajarannya menangkap para oknum Bonek, sebutan pendukung Persebaya, yang melakukan pelemparan batu terhadap polisi bertugas melakukan pengamanan laga persahabatan Persebaya vs Persis Solo di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya. Aksi dilakukan oknum Bonek, tersebut ditegaskan Nico sangat berbahaya dan dapat membuat anggotanya menjadi cacat.

Rabu (25/05/2022), Irjen Nico Afinta membesuk anggota Dit Samapta Bripda Wafy yang menjadi korban pelemparan batu dan saat ini menjalani perawatan rawat inap di RS Bhayangkara Polda Jatim. “Anggota kami ini saat bertugas mendapatkan lemparan batu kena mata kiri,” ujar Irjen Nico.

Mantan Kapolda Kalsel ini menyesalkan terjadinya tindakan anarkis dari supporter pendukung Persebaya. Dirinya menegaskan seluruh masyarakat tentu ingin perlombaan olahraga berlangsung suportif. Untuk mewujudkan sportivitas itu menurutnya memerlukan dukungan semua pihak dan kepatuhan atas hukum.

 “Karena di dalam stadion, kita menonton pertandingan menggunakan tiket atau karcis. Kalau tidak bisa masuk, kan, ada TV untuk melihat,” ucap Kapolda Jatim dikutip dari laman Polda Jatim.

“Bagaimana kalau nanti yang bersangkutan cacat? Kita semua bersaudara. Ayo bersama menjaga Jatim, menjauhkan tindakan melanggar hukum. Saya minta pelaku segera ditangkap dan diproses,” perintahnya.

Nico membeberkan, Bripda Wafy ketika itu tengah melakukan pengamanan laga persahabatan Persebaya vs Persis Solo di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya. Bripda Wafy bertugas melakukan antisipasi penonton nontiket yang hendak menerobos masuk ke gate 1, 4, maupun 18. Namun, kondisi saat itu cukup gawat karena terjadi aksi dorong-dorongan.

Panitia penyelenggara sebenarnya telah berupaya memfasilitasi siaran langsung di luar stadion, mengingat penuhnya kapasitas dalam stadion. Tiba-tiba, oknum Bonek (pendukung Persebaya) melakukan aksi pelemparan batu yang kemudian mengenai petugas, termasuk Bripda Wafy yang akhirnya terluka di bagian mata.

Kapolrestabes Surabaya Kombes A Yusep Gunawan yang juga mendampingi Kapolda menjenguk Bripda Wafy mengatakan pihaknya saat ini telah berhasil menangkap seorang yang diduga kuat salah satu pelaku pelemparan. Tersangka ditangkap di Bondowoso daan saat ini diperiksa di Polrestabes Surabaya.

Kapolres mengungkapkan, selain melempari petugas, terangka turut memprovokator supporter lainnya melakukan tindakan anarkis berupa pelemparan kepada anggota kepolisian yang melakukan pengamanan di lokasi. “Tersangka mengunggah gambar atau hate speech ujaran kebencian untuk mengajak lainnya di lokasi untuk melakukan pelemparan ke anggota yang sedang bertugas melakukan pengamanan,” imbuhnya. (Yar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *