June 20, 2024

INVENTIF – Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melakukan reshuffle di Kabinet Indonesia Maju dengan mengganti Menteri Perdagangan dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Pelantikan berlangsung, Rabu (15/06/2022) di Istana Negara, pukul 13.30 WIB. Ketua Umum Partai Amanat nasional (PAN) Zulkifli Hasan dilantik sebagai Menteri Perdagangan menggantikan M Lutfi. Sementara mantan Panglima TNI Hadi Tjahjanto diangkat sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggantikan Sofyan Djalil.

Selain dua menteri, Presiden Jokowi juga melantik elite PSI Raja Juli Antoni sebagai Wakil Menteri (Wamen) ATR/BPN. Raja Juli menggantikan Surya Tjandra.  Sedangkan John Wempi Watipo yang sebelumnya menjabat Wamen PUPR dirotasi menjadi Wakil Mendagri. Sementara Sekjen PBB Afriansyah Noor dilantik menjadi Wakil Menteri Tenaga Kerja (Wamenaker).

Mengenai dipilihnya Zulkifli Hasan sebagai Menteri Perdagangan dijelaskan Jokowi lantaran rekam jejak dan pengalaman yang diyakini dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah perdagangan di Tanah Air, utamanya terkait kebutuhan pokok di dalam negeri.

“Saya melihat Pak Zul dengan pengalaman, dengan track record rekam jejak yang panjang. Saya kira akan sangat bagus untuk Menteri Perdagangan, karena sekarang ini urusan pangan yang berkaitan dengan rakyat ini memerlukan pengalaman lapangan, memerlukan kerja-kerja yang terjun lapangan untuk melihat langsung persoalan, utamanya yang berkaitan dengan kebutuhan pokok rakyat,” ujar Presiden Jokowi dalam keterangannya.

Sementara sosok Hadi Tjahjanto dengan pengalamannya sebagai mantan Panglima TNI periode 2017-2021 dinilai Jokowi memiliki penguasaan di bidang teritori. Hadi dipandangnya juga seseorang yang teliti dalam bekerja di lapangan sehingga diyakini mampu menyelesaikan masalah pertanahan di Tanah Air.

“Tadi malam saya sampaikan urusan yang berkaitan dengan sengketa tanah, sengketa lahan harus sebanyak-banyaknya bisa diselesaikan, yang kedua urusan sertifikat harus sebanyak-banyaknya juga bisa diselesaikan. Termasuk di dalamnya urusan lahan, tanah yang berkaitan dengan IKN,” ucap Presiden.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *