Pemudik Kendaraan Pribadi dan Motor Diprediksi Tembus 66,54 Juta Orang

0

Jakarta, Mobilitas – Survei dilakukan Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menunjukkan minat masyarakat untuk menggunakan kendaraan pribadi dan motor dalam aktivitas mudik di tahun 2024 terbilang tinggi dengan total mencapai 35 persen atau 66.54 juta orang dari perkiraan 193,6 juta pemudik.

Berdasarkan alat transportasi, survei BKT memperlihatkan pilihan terbesar masyarakat untuk aktivitas mudik ialah kereta api yang sebesar 20,3 persen (39,32 juta orang) disusul bus sebanyak 19,4 persen (37,51 juta orang). Sementara masyarakat memilih mobil pribadi  sebanya k18,3 persen (35,42 juta orang) dan sepeda motor 16,07 persen (31,12 juta orang.

Masih tingginya minat atas kendaraan pribadi dan motor dikemukakan Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati lantaran pemudik maupun tujuan mudik terbanyak berada di pulau Jawa yaitu yaitu 80,2 persen.

Hasil survei BKT, menunjukkan aktivitas mudik ke Jawa Tengah mencapai 31,8 persen atau 61,6 juta orang dari total pemudik. Sementara  Jawa Timur sebesar 19,4 persen (37,6 juta orang), Jawa Barat 16,6 persen (32,1 juta orang), DI Yogyakarta 6,06 persen (11,7 juta orang) dan DKI Jakarta 3,35 persen (6,4 juta orang)

Berdasarkan asal perjalan pemudik, tiga daaerah terbesar semuanya berada di pulau Jawa. Ketiga daerah itu adalah Jawa Timur dengan jumlah pemudik diperkirakan mencapai 16,2 persen atau 31,3 juta orang. Sedangkan Jabodetabek sebesar 14,7 persen (28,43 juta orang) dan Jawa Tengah 13,5 persen (26,11 juta orang).

Serangkaian perencanaan untuk rekayasa atus lalu-lintas telah dilakukan Kemenhub bersama stakeholder terkait seperti TNI, Polri dan unsur lainnya. Selain menyiapkan jalur alternatif, sistem diberlakukan guna mengatasai kemacetan diantaranya contra flow dan one way.

Beberapa titik yang diprediksi menjadi pusat kemacetan adalah penyeberangan di pelabuhan Merak dan jalan tol Jakarta-Merak. Kemudian gerbang tol Cikopo-Palimanan (Cipali), gerbang tol Cisumdawu (Cileunyi – Sumedang- Dawuan). Demikian pula pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, yang merupakan tempat penyeberangan dari Jawa Timur ke Bali

Leave A Reply

Your email address will not be published.