Tiga Tahun Bina Startup, HUB ID Accelerator Siapkan Program Berkelanjutan untuk Alumnus 

0

INVENTIF – Sukses menjalankan program HUB.ID Accelerator selama tiga tahun, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyiapkan dukungan keberlanjutan bagi para startup alumnus untuk dipertemukan dengan mitra dan menjalin kerja sama secara nyata. 

Penanggung Jawab Program HUB.ID Accelerator Kementerian Kominfo Damayanti Karina Putri menyampaikan, selama 3 (tiga) tahun berjalan program HUB.ID Accelerator setiap tahunnya memfasilitasi Startup lokal Indonesia dengan sektor yang berbeda-beda guna memperluas fokus pengembangan dan peningkatkan usahanya. Program ini dimulai dari tahun 2021 dengan 7 (tujuh) sektor Startup yaitu Agriculture & Aquaculture, Healthcare, Fintech, Logistics, Edutech, Tourism, and Smart City/Gov Solution.

Di tahun 2022, HUB.ID Accelerator memfokuskan pada lima sektor Startuo yaitu Financial Services, B2B/Enterprise Solution/Govtech, Logistics, SME Enabler, Agriculture & Aquaculture. Dilanjutkan di tahun 2023 dengan mengangkat 5 sektor Startup yaitu Financial Technology, SME Enablers & Logistic, ESG Related, Agritech & Fisheries, dan juga Healthtech.

Setiap tahunnya jumlah Startup pendaftar program HUB.ID Accelerator terus bertambah, yang mana di tahun 2021 terpilih 43 Startup dan di tahun 2022 terpilih 24 Startup yang berkesempatan untuk dibina dan mengikuti rangkaian program HUB.ID Accelerator mulai dari Business Mentoring, Business Matchmaking, Networking Session, dan Demo Day. Sedangkan di tahun 2023, dari 116 pendaftar terpilih 25 Startup untuk mengikutti rangkaian program yaitu Business Mentoring & Pitch Training, Business Matchmaking, Partner Day, IP Research Matchmaking, dan Networking Session.

Dari rangkaian program yang berjalan di tahun 2021, HUB.ID Accelerator telah berhasil menjalankan 100 peluang kerjasama bisnis, 30 kerjasama bisnis, dan 2 investasi baru yang didapatkan oleh Startup Dagangan, HiPajak, FisLog, MyRobin, Chickin Indonesia, Educourse, dan Lister. Sedangkan di tahun 2022, HUB.ID Accelerator telah berhasil menjalankan 138 Business Matchmaking antara startup dan perusahaan swasta maupun BUMN.

Damayanti menekankan program HUB.ID tak akan terhenti di pembinaan atau sebagai wadah para pelaku bisnis atau perusahaan rintisan khusus di bidang teknologi digital untuk membangun jejaring. Program ini dipastikan juga akan tetap memfasilitasi para Startup alumnus untuk lebih mengembangkan usaha dan menjalin berbagai kerjasama dengan stakeholder maupun mitra bisnis.

“Jadi kami siapkan tahapan baru bagi teman-teman startup yang pernah tergabung (HUB.ID) dari 2021-2023. Nanti kami fasilitasi lagi untuk bertemu dengan mitra bisnis untuk menjalin kerja sama,” kata Damayanti di kegiatan Alumni Talks yang dijalankan oleh Direktorat Ekonomi Digital di bawah struktur Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika di Jakarta, Kamis (30/11).

Damayanti mengemukakan, mitra yang akan dipertemukan dengan para alumni HUB.ID merupakan perusahaan BUMN maupun perusahaan swasta dalam negeri yang mencari solusi digital. Tim HUB.ID ujarnya, akan melakukan kurasi terlebih dahulu dari semua alumni startup yang pernah bergabung di program tersebut untuk disesuaikan dengan sektor dibutuhkan para mitra. Saat ini Kemenkominfo menyiapkan sekitar 20 startup alumnus untuk mendapat dukungan keberlanjutan di tahun 2024. Targetnya, tercipta kerja sama antara startup alumnus HUB.ID dan mitra tersebut.

Bisma Manda selaku CEO & Co-Founder dari Kecilin.id mengapresiasi upaya HUB.ID Accelerator untuk mewadahi dan melakukan pembinaan terhadap Startup di Indonesia. Ia  menekankan bahwa mental dan networking yang kuat menjadi hal yang krusial untuk Startup bisa maju dan berkembang memajukan Indonesia. Dengan bergabung dalam program HUB.ID Accelerator 2022,

“Startup sangat terbantu untuk menggapai mimpi-mimpi yang tinggi dengan support-nya mempertemukan dengan mitra bisnis serta investor,” ucapnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.