“Bencana Selalu Siaga, Pemerintah Selalu Darurat, Rakyat Selalu Sabar”

0

 

INVENTIF – Seperti biasa, kalender Indonesia tampaknya tidak pernah kosong dari acara “spesial” bernama bencana.

Dari longsor di Demak hingga gempa di Banyuwangi, negeri ini selalu punya cara kreatif untuk mengingatkan warganya bahwa tanah air tercinta bukan sekadar “tanah” dan “air”, tapi juga “tanah longsor” dan “air gempa”.

Di Demak, longsor kembali membuktikan hukum alam: siapa cepat dia selamat, siapa lambat dia headline berita. Dua pekerja berhasil lolos dari reruntuhan tanah, sementara satu lainnya sayangnya jadi korban—bukan karena kurang hati-hati, tapi karena tanah rupanya punya agenda sendiri. Bahkan ketika dua rekannya hendak menolong, longsor susulan muncul.

Tak puas dengan drama tanah, Indonesia juga mendapat episode spesial berupa gempabumi bermagnitudo 5,7 di Banyuwangi. Gempa ini tak hanya bikin rumah bergetar, tapi juga membuat warga bertanya-tanya: “Kenapa tiap ada gempa, rumah saya selalu jadi korban pertama, padahal politisi yang janji perbaikan infrastruktur tetap berdiri kokoh di kursinya?”

Kerusakan pun tercatat: 32 rumah rusak berat, 13 sedang, 28 ringan—seolah-olah ini bukan laporan resmi, melainkan daftar paket promo renovasi rumah dari semesta. Di Bali, satu rumah dan satu puskesmas ikut kena imbas, membuktikan bahwa bencana ini bersifat inklusif dan tidak diskriminatif: semua wilayah punya hak untuk ikut menderita.

Seperti biasa, tim gabungan turun tangan, lengkap dengan alat berat, logistik, dan jargon “penanganan darurat”. BNPB pun dengan bijaksana mengimbau warga tetap waspada. Warga pun mengangguk, meski dalam hati berkata: “Ya jelas waspada, wong setiap hari ada saja bencana baru. Kami ini rakyat, bukan superman.”

Dan begitulah Indonesia, negeri yang tak pernah bosan menggelar “festival bencana”. Untungnya, masyarakat sudah terbiasa. Karena di negeri ini, hidup tanpa bencana justru terasa aneh—ibarat makan bakso tanpa sambal, atau nonton sidang DPR tanpa drama. (NMC)


 

Leave A Reply

Your email address will not be published.