Polda Metro Dorong KJP Pelajar Terlibat Tawuran Dicabut

0

INVENTIF:  Polda Metro Jaya merekomendasikan Pemrov DKI Jakarta mencabut bantuan Kartu Jakarta Pintar atau KJP Plus terhadap pelajar yang terlibat tawuran.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi  menilai sanksi tersebut akan memberikan efek jera bagi siswa yang kerap  melakukan tawuran. Terlebih selain mengakibatkan korban luka, tawuran pelajar tak jarang menyebabkan kematian.

Ade Ary mengemukakan semasa menjabat Kapolres Jakarta Selatan, dirinya pernah menerapkan sanksi pencabutan KJP Plus terhadap pelajar terlibat tawuran.

“Waktu itu di Jakarta Selatan juga kita lakukan beberapa kali. Jadi kita rekomendasikan (pencabutan KJP plus) bagi yang terbukti seperti itu (tawuran),” kata Ade Ary kepada wartawan, Selasa (19/3/2024).

Tak hanya pencabutan KJP plus, lulusan Akpol 98 ini memastikan proses hukum akan ditegakkan terhadap para pelaku tawuran sesuai perannya. Hal itu sejalan dengan komitmen Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto yang menegaskan peserta tawuran diproses sesuai dengan aturan hukum berlaku. Termasuk terhadap provokator tawuran, baik secara langsung maupun melalui media sosial.

“Berdasarkan fakta perbuatan yang ditemukan. Jadi harus tetap proporsional,” katanya.

Sebelumnya Plt Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Purwosusilo meminta semua sekolah di wilayah Jakarta memperbanyak kegiatan keagamaan untuk mencegah terjadinya tawuran selama Ramadhan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.