INVENTIF – PT Krakatau Bandar Samudera atau Krakatau International Port (KIP) menanam sebanyak 2.500 bibit pohon bakau atau mangrove. Langkah ini dinilai bisa menggerakkan ekonomi daerah.
Pelaksanaan penanaman dilakukan di Pulau Tunda, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Direktur Utama Krakatau Bandar Samudera Akbar Djohan menerangkan, langkah ini jadi kegiatan rutin anak usaha Krakatau Steel tersebut.
“Ini menjadi salah satu kegiatan rutin dari KIP bagaimana komitmen KIP untuk selalu hadir dan selalu membangun engagement dengan masyarakat luas. Dalam hal ini kegiatannya adalah kita hadir di kampung nelayan tepatnya di Karangantu dan juga tentu melakukan kegiatan produktif menjadi suatu aktivitas rutin tahunan yang dilakukan KIP,” kata Akbar, di Pulau Tunda, Jumat (19/5/2023).
Akbar berharap, kegiatan penanaman mangrove tak berhenti pada titik itu saja. Tapi bisa berlanjut pada aspek pemeliharaan kedepannya.
“Kita harapkan bukan hanya menanam saja, tapi bagaimana konsistensi dalam pengelolaannya,” ungkapnya.
Dia melihat adanya peluang kalau kegiatan ini bisa berdampak langsung ke masyarakat. Baik lewat nilai tambah usahanya maupun pendapatan kegiatan penanaman mangrove itu.
Kedepannya, dia berharap kegiatan serupa bisa terus dilakukan mengingat dampaknya terhadap ekonomi masyarakat sekitar.
“Karena dengan mangrove ini bisa memberikan dampak langsung juga kepada masyarkaat sekitar dengan memberikan nilai tambah usaha yang bisa berdampak daripada penanaman mangrove itu sendiri,” urainya.
“Harapan kita ini akan konsisten dan juga tidka besifat seremonial tapi bisa berkelanjutan secara ekonomi kerakyatan,” tambah Akbar Djohan.
Penulis : Vinolla/Herman.