Pemuda Tegal Guncang Panggung Politik, Sufmi Dasco Diserukan Jadi Presiden 2029

0

 

 INVENTIF  — Di tengah riuh rendah politik nasional yang mulai menyiapkan tarung besar 2029, sebuah suara keras datang dari arah utara Jawa.

Bukan dari elite partai atau lobi kekuasaan, melainkan dari tanah Tegal — dari sekumpulan pemuda yang menolak diam dalam sejarah.

Ikatan Keluarga Besar Pemuda Tegal Bersatu secara terbuka menyatakan dukungan mereka kepada Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua DPR RI, untuk maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2029 mendatang.

“Beliau bukan hanya politisi, tapi juga intelektual dan negarawan. Kami siap mendukung Sufmi Dasco Ahmad memimpin negeri ini,” ujar Nizar Caeroni, mewakili organisasi tersebut dalam keterangan di Jakarta, sebagaimana yg dikutip dari pelbagai media.

Langkah dari Parlemen ke Jalan Kepemimpinan

Nama Sufmi Dasco Ahmad telah lama beredar di ruang kekuasaan. Sebagai Wakil Ketua DPR RI periode 2024–2029, ia dikenal sebagai sosok tenang dengan reputasi kuat di bidang hukum dan strategi politik. Ia bukan pembicara keras, tapi setiap langkahnya selalu diperhitungkan.

Pria kelahiran Bandung, 7 Oktober 1967 itu dikenal sebagai tangan kanan Prabowo Subianto, dan sekaligus Rektor Universitas Kebangsaan Indonesia — menjadikannya figur langka di politik Indonesia: seorang politisi yang masih tekun mengajar dan berpikir ilmiah.

“Dasco bukan hanya tahu teori, tapi juga bisa mengeksekusi gagasan besar di lapangan. Beliau punya arah dan visi kebangsaan yang jelas,” tambah Nizar.

Bisik Politik: Bayangan Partai Baru

Namun, di balik dukungan ini, arus politik seolah berputar lebih cepat. Tersiar kabar tentang Partai Persatuan Indonesia (PPI) — sebuah wadah politik baru yang tengah dirancang dan disebut-sebut akan menjadi kendaraan Sufmi Dasco Ahmad menuju Pilpres 2029.

Jika benar, maka langkah ini bukan sekadar ambisi, melainkan peta baru kekuatan politik yang bisa mengguncang keseimbangan partai-partai besar. Dari parlemen menuju panggung rakyat, dari strategi menuju gerakan.

Di antara rumor dan rencana, satu hal menjadi jelas: nama Sufmi Dasco mulai diperhitungkan bukan hanya sebagai pengatur kebijakan, tetapi sebagai calon pemimpin nasional.

Tegal: Titik Awal Gelombang Besar

Bagi sebagian orang, Tegal mungkin sekadar kota pesisir yang terkenal dengan logat khas dan teh panasnya. Namun hari ini, kota itu menjadi simbol pergerakan akar rumput yang berani bersuara.

Dukungan dari Pemuda Tegal bukan sekadar formalitas. Ia menjadi tanda bahwa sosok Dasco mulai diterima di luar lingkaran elite, menyentuh hati masyarakat yang haus akan figur tenang namun tegas, intelektual namun membumi.

Politik, seperti air, selalu mencari celahnya sendiri. Dan mungkin, dari riak kecil di Tegal inilah arus besar perubahan itu mulai mengalir. (NMC)

Leave A Reply

Your email address will not be published.