INVENTIF – Keluarkan telegram ke seluruh Polres di wilayah hukumnya, Kapolda jawa Timur (Jatim) menginstruksikan Bhabinkamtibmas turut melakukan penyuluhan dan sosialisasi ke peternak di lingkungannya guna mengantisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku pada sapi.
Kapolda Jatim mengungkapkan pihaknya telah menerbitkan panduan untuk Bhabinkamtibmas dalam penanganan PMK ini.
“Dalam upaya preemtif, anggota Bhabinkamtibmas juga turut melakukan penyuluhan dan sosialisasi ke peternak di lingkungannya. Polda juga telah menerbitkan panduan untuk Bhabinkamtibmas dalam penanganan PMK ini,” ucap Nico Afinta usai Rapat Kordinasi (rakor) Percepatan Penanggulangan PMK, Senin (30/5/2022).
Selain sosialisasi dilakukan Bhabinkantibmas, Irjen Nico memastikan pihaknya melakukan pengawasan dan pengecekan pada pasar hewan dan RPH sebagai upaya preventif. Berbagai satuan mulai dari lalu lintas hingga reskrim dilibatkan dalam melakukan pengawasan dan pengecekan lalu lintas hewan ternak.
“Kami juga melakukan pembatasan dan pengetatan lalu litas ternak, pasar hewan dan RPH. Kami juga memiliki pos penyekatan hewan ternak di sejumlah titik yakni ada 84 Pos di jalan arteri dan jalan tol. Saya harap ini benar-benar dicek jangan sampai hanya di jam-jam tertentu, tetap tegas tapi santun,” ucapnya. (Anita Rahim)