INVENTIF – Meski hasil survey sementara menempatkan dirinya di urutan ketiga di bawah Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo, calon presiden (Capres) Anies Baswedan optimis dapat memenangkan Pemilu 2024 mendatang. Anies pede kejayaannya saat Pilkada DKI 2017 lalu terulang.
“Saya ingat Pilkada Jakarta kami tidak pernah nomor satu, hasilnya, bahkan seminggu sebelum Pilkada kami ditempatkan nomor tiga. Kami sudah biasa ditempatkan nomor tiga dan kami tetap optimistis bisa memenangkan sebuah kompetisi,” ucap Anies seusai menyampaikan pidato politik saat kegiatan deklarasi Relawan Anies Baswedan di Gedung Tenis Indoor Senayan Jakarta, Minggu (7/5/2023).
Saat ini berbagai survey mayoritas menempatkan Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto di posisi teratas elektabilitas calon presiden di Pemilu 2024 mendatang.
Survei Polmark Indonesia yang dilakukan Januari-Maret 2023 elektabilitas Ganjar Pranowo dalam posisi teratas dengan elektabilitas 22,8 persen, disusul Prabowo Subianto di angka 17,4 persen. Sementara Anies Baswedan berada di urutan ketiga dengan elektabilitas 3,9 persen.
Hasil yang sama dengan Ganjar di posisi pertama (30,3 persen), dibuntuti Prabowo (28.4 persen) dan Anies (25,3 persen) diperoleh dari survey dilakukan Indo Barometer pada tanggal 12-24 Februari 2023 lalu.
Adapun Survei Poltracking Indonesia dalam publikasi teranyar menempatkan Prabowo Subianto pada posisi puncak dengan angka 28,8 persen. Ganjar menempati posisi kedua dengan perolehan 27,5 persen dan Anies Baswedan di bawahnya di angka 19,3 persen.
Sedangkan survei Indikator Politik Indonesia pada 30 April 2023 merilis elektabilitas Ganjar Pranowo tertinggi dengan capaian 34 persen, disusul Prabowo dengan elektabilitas 31,7 persen, dan Anies Baswedan 25,2 persen.
Demikian pula Lembaga Survei Nasional (LSN) dalam survey pada tanggal 25 April-2 Mei 2023 merilis Prabowo Subianto di posisi pertama dengan 31,8 persen, kemudian Ganjar Pranowo 18,6 persen, dan Anies Baswedan 18,2 persen.
Kesetaraan dan Keadilan
Dalam pidato politiknya di Gedung Tenis Indoor Senayan, Anies Baswedan menegaskan maju sebagai calon presiden karena berkomitmen memperjuangkan kesetaraan dan keadilan sosial di seluruh daerah.
“Satu perekonomian, satu kemakmuran. Bukan makmur tinggi di satu kota atau pulau, tapi lemah di daerah lain. Kita ingin ketimpangan ini dibereskan. Pertumbuhan ekonomi tinggi harus berkualitas dirasakan seluruh lapisan masyarakat,” ucapnya berharap adanya perubahan dan perbaikan pembangunan dibandingkan saat ini.
“Ada satu dua sektor yang bertumbuh, yang lain hanya jadi penonton. Negeri ini begitu banyak peluang, sumber daya alam yang ada harus tepat. Demokratisasi sumber daya, sektor ini harus memberikan manfaat nyata pada masyarakat banyak,” sambungnya.
Anies berharap pemerintah dapat bersikap netral dan tidak memihak dalam Pilpres 2024.
“Mari kita songsong perubahan ini dengan rekam jejak dan gagasan yang baik. Insyaallah 2024, kemenangan akan kita raih bersama untuk Indonesia lebih baik,” pungkas Anies.
Dalam kegiatan ini sejumlah pimpinan parpol pendukung turut hadir menemani Anies, diantaranya Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Wakil Ketua Umum Partai Nasional Demokrat Ahmad Ali, dan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu.