Pelopor Wakaf IPB, untuk Dana Abadi Kampus yang Penuh Berkah

0

INVENTIF: Perguruan tinggi menjadi kawah candradimuka lahirnya kaum cendekiawan untuk kemajuan bangsa dan dunia. Butuh dana besar untuk memberi kesempatan anak bangsa menuntut ilmu. Dana abadi kampus menjadi penting bagi keberlangsungan lembaga pendidikan, selain sarana dan  prasarana di masa depan. Program wakaf yang di kelola BP Biswaf menjadi sakah satu solusi, selain bekal sedekah jariyah bagi yang menghibahkan.

Badan Pengelola Bisnis, Investasi dan Wakaf Institut Pertanian Bogor (BP Biswaf IPB) memberikan penghargaan kepada para donatur atau peserta wakaf yang memberikan sumbangsihnya melalui BP Biswaf. Kegiatan perdana ini diadakan pada bulan lalu di awal Mei 2023, bersamaan dengan kegiatan silaturahmi yang dihadiri para civitas akademika dan alumni IPB.

BP Biswaf menganugerahkan  penghargaan kepada 17 pihak yang berkotribusi sebagai pelopor berbagai bentuk wakaf. Acara ini baru pertama kali diadakan BP Biswaf yang juga baru beroperasi pada awal tahun 2023. Sebelum dikelola BP Biswaf, kegiatan wakaf IPB dikelola BPIDS. BP Biswaf adalah penggabungan (merger) antara Direktorat Bisnis dengan Badan Pengkajian Invetasi dan Dana Sosial (BPIDS) sehingga kewenangan BP Biswaf saat  ini lebih besar dan terintegrasi antara bisnis komersial dengan program-program sosial khususnya wakaf.

“Strateginya adalah kolaborasi aktivitas bisnis dengan wakaf, baik dalam penghimpunan maupun permodalan dan investasi,” ujar Kepala BP Biswaf Dr. Ir. Naufal Mahfudz, M.M. Menurutnya, dengan disatukannya fungsi kelembagaan ini, akan membuat pengelolaan wakaf oleh IPB menjadi lebih produktif dan berdaya manfaat tinggi serta berkelanjutan karena digabungkan dengan fungsi bisnis di lembaga ini.

Penghargaan diberikan untuk beberapa katagori. Pertama,kategori Unit Kerja Penghimpun Donasi Terbesar dalam Kegiatan IPB Peduli Santunan Anak Yatim Tahun 2023. Ada lima departemen dari lebih dari 50 Departemen di IPB yang mendapatkan penghargaan lima besar, yaituDepartemen Manajeman Hutan – Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, Sekolah Bisnis, Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Departemen Ilmu Ekonomi – Fakultas Ekonomi dan Manajemen, dan Departemen Silvikultur – Fakultas Kehutanan dan Lingkungan.

Penghargaan juga diberikan untuk katagori Pelopor wakaf melalui mekanisme autodebet dengan nominal terbesar, yang diberikan kepada Prof. Dr. Ir. Ernan Rustiadi, M.Agr,  Prof. Dr. Irmanida Batubara S.Si., M.Si dan Ir. Noor Faiqoh Mardatin M.Sc.  Katagori berikutnya adalah   Pelopor Wakaf Sarana Prasarana yang diberikan kepada Yayasan Arga Citra 23, PT Strivechem Indonesia dan PT Bank Syariah Indonesia, Tbk.

BP Biswaf menganugerahkan penghargaan Pelopor Wakaf Lahan Pertanian kepada  Keluarga Alm. Bapak Akhmad Mastur Amien. Sementara untuk katagori Pelopor Wakaf Properti  diberikan kepada Ir. Mewa Ariani, M.S untuk wakaf rumah, dan PT Amanah Indonesia Realti untuk wakaf Apartemen.

Penghargaan sebagai Pelopor Wakaf Manfaat Asuransi  diberikan kepada Putu Anggreni dan Harsa  Martana, AAAIJ, AIIS, QWP, QRCO  dari Manulife Indonesia. Dan  katagori Pelopor Wakaf Royalti Penulisan Buku dan Wakaf Temporer diberikan kepada Dr. Ir. Naufal Mahfudz, M.M.

Dengan beragamnya jenis-jenis wakaf yang dikelola BP Biswaf IPB, menunjukkan banyak sekali potensi dana yang bisa disumbangsihkan keluarga besar IPB baik civitas akademika, alumni dan masyarakat umum. “Penghargaan diberikan kepada para  pelopor berbagai bentuk wakaf baik berupa uang maupun benda yang pengelolaannya diserahkan ke Nazhir Wakaf IPB (BP Biswaf IPB). Tujuan lainnya adalah meningkatkan literasi wakaf sekaligus memotivasi semua orang untuk berwakaf,” Lanjut Naufal yang menyeburkan penghargaan ini memiliki nilai histori karena baru pertama kali diadakan.

Hadir dalam acara tersebut wakil Rektor III IPB Kepala dan anggota pengurus Badan Pengelola Bisnis, Investasi dan Wakaf, anggota Majelis Wali Amanat (MWA) IPB dan para undangan yang terdiri dari para alumni dan keluarga besar IPB.  Diharapkan melalui kegiatan ini warga IPB semakin tercerahkan bahwa berwakaf itu mudah dan banyak bentuknya sehingga lebih tergugah.  “Pelopor-pelopor wakif di IPB juga banyak dari eksternal IPB yang bahkan bukan alumni IPB, sehingga akan mendorong para alumni ikut tergerak berkontribusi,” papar Naufal.

Menurutnya, dengan dikelola melalui BP Biswaf harta benda wakaf ditingkatkan nilainya melalui program wakaf produktif. Sedangkan wakaf uang sebagian ditempatkan di Lembaga Keuangan yang imbal hasilnya lebih menjanjikan dan aman.

Wakaf yang diperoleh dan dikelola BP Biswaf IPB saat ini berupa uang, water station, IPB Memorial Park, rumah wakaf, wakaf ternak, alat kesehatan, beasiswa, manfaat asuransi, dan apartemen. Wakaf-wakaf ini menurut Naufal,  diperoleh dari perorangan atau keluarga, baik internal maupun ekternal IPB. Adapun lembaga yang sudah bekerjasama dengan BP Biswaf adalah Sharia Manulife Insurance, PT Amanah Realty, Bank Syariah Indonesia, PT Strevechem, Badan Wakaf Indonesia, Alumni IPB 23, Forum Doktor Bisnis Indonesia dan  Mattjik Scholarship Legacy.            

IPB sebagai universitas negeri ternama di Tanah Air memberikan harapan besar kepada pimpinan dan para pengurus BP Biswaf yang memiliki pengetahuan  dan jejaring kaliber nasional dan internasional untuk mengelola dan mengkoordinir lebih baik seluruh kegiatan bisnis komersial di IPB sekaligus bersinergi dengan kegiatan-kegiatan sosial dan wakaf.
           

Ke depan BP Biswaf kata Naufal, akan lebih banyak melakukan kegiatan sosialisasi dan edukasi mengenai wakaf dan manfaatnya kepada para pelaku di lingkungan kampus dan para alumni, serta masyarakat luas. Sehingga peran IPB sebagai kampus kebanggaan bangsa bisa lebih besar mengembangkan potensinya untuk keberkahan bagi umat bangsa.

Leave A Reply

Your email address will not be published.