Judi Sabung Ayam dan Dadu Kopyok Marak di Grobogan, Tokoh Agama Resah
Grobogan, Jawa Tengah – Aktivitas perjudian berupa sabung ayam dan dadu kopyok diduga berlangsung rutin di wilayah Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
Hal ini disampaikan oleh sejumlah tokoh agama dan masyarakat setempat yang mengaku resah atas keberadaan arena judi tersebut.
Menurut keterangan warga, arena judi berada di lahan milik seorang warga berinisial L. Kegiatan itu disebut-sebut berjalan aman lantaran mendapat beking dari seorang oknum aparat, yang pernah bertugas di daerah Bantar Brati.
Adrim, perwakilan dari Monitor Hukum Indonesia, dalam rilisnya mengatakan bahwa dirinya sudah berulang kali menyampaikan informasi mengenai praktik perjudian itu kepada aparat kepolisian. Namun, hingga kini aktivitas tersebut masih berjalan.
“Saya sudah WA ke Kapolres, tapi judi itu masih tetap jalan saja. Makanya saya terus melaporkan lewat WA,” ujar Adrim, Senin (30/9/2025).
Adrim menjelaskan, arena perjudian tersebut digelar secara rutin setiap Selasa, Kamis, Sabtu, dan Minggu. Bahkan, menurutnya, pengelola memberlakukan sistem tiket masuk dengan tarif berbeda, mulai dari Rp50.000 untuk umum, Rp100.000 untuk kursi ekonomi, dan Rp200.000 untuk kategori VIP.
“Arena ini sangat tertutup dan tidak sembarang orang bisa masuk. Semuanya diatur sedemikian rupa sehingga terkesan eksklusif,” jelasnya.
Sementara itu, tokoh agama setempat (F) menyatakan keresahan atas maraknya perjudian yang dianggap merusak moral masyarakat. Mereka meminta aparat penegak hukum segera bertindak tegas.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian Grobogan belum memberikan keterangan resmi terkait laporan masyarakat tersebut.(NMC)