Ditlantas Polda Metro Jaya Perkuat Pengawasan Pengendara Lawan Arus

0

INVENTIF – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memperkuat akan terus dilakukan secara berkelanjutan dengan mengedepankan pendekatan edukatif dan humanis.

 

“Sehingga tercipta budaya berlalu lintas yang lebih tertib, aman, dan saling menghargai di jalan raya,” tandasnya. pencegahan pelanggaran lalu lintas, khususnya perilaku melawan arus dan penggunaan nomor polisi (nopol) yang ditutupi. Langkah tersebut dilakukan secara serentak di sejumlah titik berpotensi tingkat pelanggaran cukup tinggi di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

 

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol lFirman Darmansyah, S.I.K. menyampaikan sebelumnya Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si. telah memberikan arahan untuk meningkatkan kehadiran dan pengawasan di lapangan. Langkah itu guna mencegah pelanggaran lalu lintas serta menjaga keselamatan masyarakat. Arahan itu kemudian ditindaklanjuti Dirlantas dengan memberikan atensi kepada jajaran lalu lintas Polda Metro Jaya.

 

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP M. Adiel Aristo, S.I.K., M.H. menjelaskan pencegahan dan pengawasan difokuskan di lima wilayah Jakarta, Tangerang Selatan hingga kawasan Bandara Soekarno-Hatta. Petugas ditempatkan di sejumlah lokasi untuk mengingatkan, mengedukasi, sekaligus memastikan pengguna jalan tetap mengikuti aturan dan arah arus lalu lintas yang berlaku.

 

“Upaya tersebut dilakukan sebagai respons terhadap berbagai keluhan masyarakat mengenai masih maraknya pengendara yang melawan arah,” ujar Adiel, Rabu (30/09/2026).

 

Kondisi tersebut dikatakan Adiel tidak hanya mengganggu kelancaran lalu lintas, tetapi juga meningkatkan risiko konflik antarkendaraan.

 

Dok Ditlantas Polda Metro Jaya

 

Berdasarkan data periode 2022 hingga 2026, tercatat sebanyak 341 korban kecelakaan terkait lawan arus. Dari jumlah tersebut, 24 orang meninggal dunia, 34 orang mengalami luka berat, dan 283 orang mengalami luka ringan.

 

Pada 2022 tercatat 78 korban, terdiri dari 9 orang meninggal dunia, 8 luka berat, dan 61 luka ringan. Sementara di tahun 2023 tercatat 84 korban, terdiri dari 6 orang meninggal dunia, 15 luka berat, dan 63 luka ringan. Selanjutnya pada 2024 tercatat 68 korban, terdiri dari 7 orang meninggal dunia, 3 luka berat, dan 58 luka ringan.

 

Sementara pada 2025 tercatat 83 korban, terdiri dari 2 orang meninggal dunia, 5 luka berat, dan 76 luka ringan. Adapun berdasarkan data berjalan pada 2026, tercatat 28 korban, terdiri dari 3 luka berat dan 25 luka ringan.

 

“Dalam kurun sekitar lima tahun, kecelakaan terkait lawan arus telah mengakibatkan ratusan korban, termasuk puluhan orang yang kehilangan nyawa. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena risiko dari perilaku melawan arus tidak hanya mengancam pengendara yang melakukan pelanggaran, tetapi juga pengguna jalan lainnya,” jelasnya.

 

Adiel menekankan, pengawasan yang dilakukan Ditlantas Polda Metro Jaya tidak semata-mata berorientasi pada penindakan. Kehadiran petugas di titik-titik rawan juga diarahkan untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan menekan risiko jatuhnya korban melalui edukasi, imbauan, pengaturan, serta pengawasan secara langsung.

 

Selain mengantisipasi perilaku melawan arus, petugas juga memberikan perhatian terhadap kendaraan dengan nomor polisi yang ditutupi atau dibuat tidak terbaca. Pengawasan dilakukan menggunakan berbagai metode, termasuk perangkat ETLE Handheld, serta langkah kepolisian lainnya sesuai dengan kondisi di lapangan.

 

“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Ditlantas Polda Metro Jaya untuk membangun kesadaran masyarakat melalui kehadiran petugas, edukasi, dan pengawasan secara langsung. Setiap pelanggaran yang ditemukan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah pencegahan yang sesuai dengan karakteristik dan kondisi masing-masing lokasi,” tukasnya.

 

Upaya pencegahan ini dikemukakan Adiel akan terus dilakukan secara berkelanjutan dengan mengedepankan pendekatan edukatif dan humanis.

 

“Sehingga tercipta budaya berlalu lintas yang lebih tertib, aman, dan saling menghargai di jalan raya,” tandasnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.