Pesona Nusantara Extravaganza 2026, Healing di Batavia PIK, Berburu Kuliner dari Sabang sampai Jawa, Pulangnya Bawa Cerita

0

Dari gudeg Yogyakarta hingga sate Padang, dari musik hingga produk kreatif lokal. Pasar Rakjat, Batavia PIK, menjadi tempat bertemunya cita rasa Nusantara, hiburan, dan kisah para pelaku UMKM.

INVENTIF — Ada banyak cara menikmati hidup. Sebagian orang memilih pergi ke pantai, sebagian berburu tempat nongkrong estetik, sementara yang lain merasa bahagia ketika menemukan sepiring makanan enak.

Sebab, kadang-kadang, healing paling sederhana bukan pergi jauh ke luar kota, melainkan duduk santai sambil menikmati makanan yang punya cerita.

Nah, buat kamu yang gemar wisata kuliner, berburu pengalaman baru, atau sekadar ingin kabur sejenak dari rutinitas yang melelahkan, ada satu tempat yang bisa masuk daftar kunjungan akhir pekanmu: Pesona Nusantara Extravaganza 2026.

Digelar pada 28 Oktober hingga 8 November 2026 di Pasar Rakjat, Batavia PIK, Jakarta Utara, festival besutan Batavia PIK bersama Eats & Co ini menawarkan pengalaman menjelajahi kekayaan Nusantara tanpa harus mengemas koper, memesan tiket pesawat, atau menguras tabungan untuk perjalanan panjang.

Cukup datang, berjalan santai, lalu biarkan hidung dan selera menjadi kompas perjalanan. Dari Sumatra hingga Jawa, aneka kuliner khas daerah berkumpul dalam satu kawasan. Ada musik, fashion, produk kreatif lokal, hingga berbagai aktivitas komunitas yang membuat kunjungan tak sekadar soal makan dan pulang.

Buat Gen Z yang suka pengalaman baru, tempat ini menawarkan lebih dari sekadar konten untuk Instagram. Ada rasa yang bisa dicicipi, budaya yang bisa dikenali, dan cerita manusia yang bisa dibawa pulang.
Berkeliling Nusantara Tak Harus Naik Pesawat

Bayangkan berjalan di antara deretan tenant kuliner, lalu aroma masakan dari berbagai daerah menyambut dari segala arah. Di satu sudut, ada Nasi Kapau Ranah Balingka dan Sate Padang Ajo Labai yang membawa cita rasa Sumatra. Bergeser sedikit, Kepala Manyung Bu Fat Semarang menawarkan sensasi kuliner khas pesisir Jawa Tengah.

Masih ingin berburu rasa? Ada Sate Ponorogo Zahra, Nasi Tempong Ifana khas Banyuwangi, Siomay Bandung Paripurna, hingga Tahu Gejrot Khas Cirebon. Untuk menutup petualangan, Es Cendol Durian Elizabeth siap menjadi pilihan bagi pencinta minuman manis yang menyegarkan.

Daftarnya bukan sekadar parade nama makanan. Setiap hidangan membawa identitas daerah, kebiasaan masyarakat, dan perjalanan panjang sebuah tradisi yang bertahan di tengah perubahan zaman.
Di era ketika makanan viral bisa berganti hanya dalam hitungan minggu, kuliner tradisional punya cerita yang jauh lebih panjang daripada tren di linimasa.

Dan di sinilah menariknya festival ini: pengunjung bisa menikmati makanan, sementara para pelaku usaha mendapatkan kesempatan untuk memperkenalkan warisan rasa mereka kepada generasi yang mungkin lebih akrab dengan makanan kekinian.

Marketing Communication Department Head Amantara, Agung Sedayu Group, Irwan Haris, mengatakan Pasar Rakjat menjadi salah satu ruang yang dikembangkan untuk mendukung pertumbuhan pelaku UMKM.

Saat ini, kawasan tersebut menampung sekitar 40 UMKM yang beroperasi setiap hari pada sore hingga malam. Melalui Pesona Nusantara Extravaganza 2026, penyelenggara meningkatkan jumlah pilihan kuliner dengan target sekitar 250 menu.

“Harapannya sebenarnya sederhana. Kita ingin roda ekonomi tetap berputar. Kita tahu tantangan di luar sangat banyak, salah satunya tantangan ekonomi. Dengan bekerja sama dengan UMKM, kami berharap usaha-usaha kecil bisa tetap berjalan dan terus berkembang,” ujar Irwan.

Kalimatnya sederhana, tetapi maknanya dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Di balik sepiring makanan yang kita beli, ada orang yang menyiapkan bahan sejak pagi, ada keluarga yang menggantungkan penghasilan, dan ada usaha kecil yang berjuang agar tetap bertahan.

Jadi, kalau ingin jajan, mengapa tidak sekalian ikut membantu roda ekonomi mereka berputar?

Gudeg Yogyakarta Menyapa Jakarta
Salah satu cerita menarik datang dari Yogyum, pelaku usaha kuliner asal Yogyakarta yang membawa gudeg ke tengah hiruk-pikuk Jakarta.
Perwakilan Yogyum, Arief, mengatakan keikutsertaan mereka menjadi kesempatan untuk memperkenalkan cita rasa Yogyakarta kepada masyarakat yang belum sempat mengunjungi kota tersebut.

Gudeg bukan sekadar makanan berbahan nangka muda yang dimasak dengan bumbu khas. Ada proses panjang, ketelatenan, dan tradisi yang membuat hidangan ini lekat dengan identitas Yogyakarta.

Kini, rasa itu hadir di Jakarta. Pengunjung tak harus menunggu liburan panjang untuk mengenalnya lebih dekat.

Bagi Arief, keikutsertaan dalam festival ini juga bukan semata-mata soal berjualan.
“Ini bukan sekadar berjualan, tetapi juga tentang kebersamaan dan keberagaman. Di sini, kekayaan Nusantara berkumpul menjadi satu. Ini kesempatan untuk menunjukkan bahwa kuliner tradisional seperti gudeg bisa tetap relevan dan bersaing di tengah kuliner modern,” katanya.

Ada pesan menarik dari cerita tersebut: sesuatu yang tradisional tidak harus tertinggal. Gudeg bisa hadir di tengah tren makanan modern. Batik bisa tampil di antara fashion kontemporer. Kerajinan lokal bisa menemukan penggemar baru melalui media sosial.

Tradisi tidak selalu harus disimpan di dalam lemari kenangan. Ia perlu dibawa keluar, diperkenalkan, dinikmati, dan diberi kesempatan untuk tumbuh bersama zaman.
Termasuk oleh generasi muda yang hari ini mungkin datang untuk mencari makanan enak, tetapi pulang dengan pengetahuan baru tentang Indonesia.

Bukan Cuma Makan, Ada Musik dan Fashion
Kalau kamu tipe orang yang tidak betah berlama-lama duduk di depan makanan, tenang saja. Pesona Nusantara Extravaganza 2026 juga menghadirkan beragam aktivitas lain.

Ada fashion bazaar, fashion show, pertunjukan musik langsung, hingga konser Mollucan Soul bersama sejumlah band lainnya.

Pengunjung juga berkesempatan mengikuti sesi temu penggemar atau meet-and-greet bersama talenta film dari MDTV.
Bagi pencinta produk kreatif, ada pula karya dari Tetaji Membatik, Lewuk Art Maumere, dan Noken yang memperlihatkan kekayaan kreativitas lokal.

Di tengah derasnya produk massal dan tren belanja serba cepat, kehadiran produk semacam ini menjadi pengingat bahwa kreativitas Indonesia punya banyak wajah.
Ada kain yang menyimpan jejak budaya, kerajinan yang menuntut ketelitian, dan karya lokal yang lahir dari tangan-tangan terampil.

Buat kamu yang suka mencari barang unik, festival ini bisa menjadi kesempatan untuk menemukan produk yang tidak sekadar menarik dipandang, tetapi juga punya cerita di balik pembuatannya.

Datang bersama teman, pasangan, keluarga, atau komunitas juga bisa menjadi cara menikmati festival dengan suasana berbeda.

Satu orang berburu makanan, yang lain sibuk melihat fashion, sementara sisanya mungkin lebih tertarik menikmati musik. Tidak harus punya selera yang sama untuk menikmati tempat yang sama.
Kadang-kadang, itulah serunya bepergian bersama orang lain.

Healing yang Tak Harus Jauh
Kata healing belakangan menjadi bagian dari percakapan sehari-hari anak muda. Ada yang mengartikannya sebagai perjalanan ke luar kota, menginap di tempat estetik, atau menikmati pemandangan alam sambil menjauh dari notifikasi pekerjaan.
Namun, sesungguhnya, beristirahat sejenak tidak selalu harus mahal.

Menikmati suasana baru, mencicipi makanan yang belum pernah dicoba, berjalan santai, atau menghabiskan waktu bersama orang-orang terdekat juga bisa menjadi cara sederhana untuk menyegarkan pikiran.

Pesona Nusantara Extravaganza 2026 menawarkan pilihan semacam itu melalui perpaduan kuliner, musik, fashion, dan aktivitas komunitas. Penyelenggara juga menyiapkan kegiatan gathering, perlombaan anak, serta aktivitas interaktif yang dapat dinikmati berbagai kelompok pengunjung.

Artinya, festival ini tidak hanya ditujukan bagi pemburu kuliner atau anak muda yang ingin mencari suasana baru, tetapi juga keluarga yang ingin menghabiskan waktu bersama.

Namun, ada satu hal yang tetap perlu diingat: healing tidak harus berubah menjadi ajang menghabiskan uang demi mengikuti tren. Datanglah sesuai anggaran, pilih makanan yang ingin dicoba, nikmati pertunjukannya, dan tak perlu merasa wajib membeli segala sesuatu hanya karena terlihat menarik di media sosial.
Sebab, pengalaman menyenangkan tidak selalu ditentukan oleh seberapa banyak uang yang dikeluarkan.

Ketika Festival Juga Mengajak Peduli
Di tengah makanan, musik, dan kemeriahan acara, Pesona Nusantara Extravaganza 2026 turut menghadirkan kegiatan sosial.
Ada donor darah bersama Palang Merah Indonesia (PMI) dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi pengunjung.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat yang lebih luas, melampaui transaksi jual beli dan hiburan.

Sebuah festival memang bisa menjadi tempat orang mencari kesenangan. Namun, ketika ruang yang sama juga membuka kesempatan untuk membantu sesama, pengalaman berkunjung memperoleh makna tambahan.

Kita datang untuk menikmati suasana, tetapi juga bisa pulang dengan kesadaran bahwa kepedulian sosial merupakan bagian dari kehidupan bersama.

Di tengah dunia yang semakin sibuk mengejar pencapaian pribadi, tindakan sederhana seperti mendonorkan darah atau memeriksakan kesehatan mungkin tidak terlihat spektakuler di media sosial. Meski begitu, manfaatnya jauh lebih nyata daripada sekadar mengejar jumlah tanda suka.

Ada Rasa, Ada Cerita, Ada Peluang
Founder Eats & Co, Deni Abdul Rahman, menjelaskan bahwa festival ini dirancang untuk mempertemukan kekayaan cita rasa Nusantara dalam satu kawasan. Proses pemilihan tenant mempertimbangkan keunikan produk, kualitas rasa, kesiapan operasional, serta keragaman menu.

Perwakilan Eats & Co, Krishna, menambahkan bahwa pilihan yang dihadirkan tidak hanya berupa makanan berat, tetapi juga camilan, makanan penutup, dan minuman.

Dengan demikian, pengunjung memiliki lebih banyak pilihan untuk menikmati pengalaman kuliner sesuai selera.
Sementara itu, bagi para pelaku UMKM, festival ini menjadi kesempatan untuk memperluas pasar, memperkenalkan produk kepada konsumen baru, serta membangun jaringan usaha.

Dukungan terhadap UMKM juga tidak berhenti pada makanan dan minuman. Pelaku usaha fashion, kerajinan, dan bidang kreatif lainnya mendapat ruang untuk memperkenalkan karya mereka.

Pada akhirnya, di balik festival yang ramai oleh pengunjung, terdapat pertemuan antara dua kebutuhan: masyarakat yang mencari pengalaman menyenangkan dan pelaku usaha yang membutuhkan kesempatan untuk berkembang.
Keduanya bertemu di satu ruang, berbagi manfaat melalui hal yang tampaknya sederhana: makanan, kreativitas, dan interaksi antarmanusia.

Catat Tanggalnya, Siapkan Selera!
Bagi kamu yang ingin berburu kuliner, menikmati pertunjukan musik, mencari produk kreatif lokal, atau sekadar menghabiskan waktu bersama orang-orang terdekat, Pesona Nusantara Extravaganza 2026 bisa menjadi pilihan agenda.

Festival ini berlangsung pada 28 Oktober hingga 8 November 2026 di Pasar Rakjat, Batavia PIK, Jakarta Utara, dengan dukungan CLEO.

Informasi mengenai jadwal pertunjukan dan kegiatan lainnya dapat dilihat melalui akun Instagram @batavia.pik dan @eatsnco_ind.

Jadi, tak perlu buru-buru merencanakan perjalanan jauh hanya untuk mencari suasana baru. Terkadang, petualangan bisa dimulai dari sebuah piring. Dari rasa yang membawa kita ke kota lain, musik yang membuat langkah terasa ringan, atau pertemuan singkat dengan orang-orang yang sedang memperjuangkan mimpi mereka.

Sebab, Indonesia bukan hanya tentang tempat-tempat indah yang ingin kita kunjungi. Indonesia juga hidup dalam rasa, karya, dan cerita yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Dan siapa tahu, di antara sepiring gudeg, tusuk sate, atau segelas cendol, kamu menemukan alasan sederhana untuk tersenyum hari itu.

Datang untuk kulineran, menikmati suasana untuk healing, lalu pulang membawa cerita.(Stn)

Leave A Reply

Your email address will not be published.