Wow! Rp5,2 Miliar Terkumpul dalam Semalam di Lelang Lukisan ‘Bhineka Tunggal Ika’

0

INVENTIF – Pameran dan lelang lukisan amal bertajuk ‘Bhineka Tunggal Ika’ digelar oleh United in Diversity Foundation (UID) bekerjasama dengan Yayasan Bunga Bali, dan Sanggar Ring Luwur Akasa.

68 lukisan yang diseleksi ketat kurator profesional ini adalah karya pelukis asal Bali, Yogyakarta, Solo dan Surabaya ini dipamerkan di Djakarta Theater. Dan Selasa (27/11), lukisan ini dilelang dan dananya disalurkan kepada pelaku seni dan olahraga yang pernah mengharumkan nama Indonesia tapi kondisinya saat ini sedang kesulitan finansial.

“Kita dengar mereka tak beruntung di usia tuanya. Ada yang kesulitan berobat, masuk rumah sakit, bahkan ada yang nggak bisa masuk rumah sakit karena BPJS-nya nggak berlaku. Semoga hasil lelang ini dapat membawa perubahan nyata bagi kehidupan mereka,” ujar Presiden UID, Tantowi Yahya sebelum lelang digelar.

Tantowi mengajak sang adik, Helmy Yahya yang sudah biasa memandu acara lelang untuk memandu acara ini.

Dalam pelelangan ini, berhasil dikumpulkan dana Rp5,2 miliar hasil pelelangan 22 lukisan. Jumlah dana ini bakal bertambah karena proses lelang masih dibuka secara online hingga 31 Desember 2023.

“Ada juga lelang amal online, jadi tidak berhenti malam ini hingga 31 Desember 2023. Dengan demikian, uang yang akan kita dapatkan belum bisa kita putuskan. Dana keseluruhan akan kita ketahui di 31 Desember,” beber Tantowi.

Sejumlah penerima manfaat yang akan menerima bantuan adalah Mardi Lestari (pelari), Budiono Sutikno (pemain sepakbola), Sukardi (penyanyi keroncong), Putu Wijaya (budayawan sastra Indonesia), H. Ukat (penyanyi dan pencipta lagu dangdut), dan sejumlah nama lainnya.

Salah satu kisah menyentuh datang dari mantan pesepakbola, Budiono Sutikno yang pernah membela Tim Nasional dan PSIS Semarang.

“Dia tinggal di sebuah rumah petak di Semarang, dalam keadaan yang bisa disebut hampir tidak berdaya. Tidak ada keluarga, tidak ada income dan sakit-sakitan,” ungkap Tantowi.

Musisi senior yang juga Ketua FESMI, Candra Darusman mengapresiasi acara lelang amal ini. Dirinya yang mewakili musisi berharap para musisi senior yang bernasib kurang beruntung di hari tuanya bisa mendapatkan manfaat dari acara amal ini.

“Jumlah teman-teman yang belum diberi perhatian itu banyak sekali. Ini memang belum menyentuh semuanya tapi kata kuncinya adalah kemanusiaan,” ujar Candra.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo yang juga hadir dalam lelang ini juga memberikan apresiasi tinggi.

“Kegiatan ini memiliki dampak yang luar biasa untuk banyak pihak. Selain berdampak langsung kepada pelukisnya, acara ini juga berdampak untuk pahlawan seni dan olahraga di Indonesia,” ujar Menpora Dito yang juga membeli sebuah lukisan berjudul ‘Seorang Bocah dan Serdadu’ seharga Rp100 juta.

Menurutnya, pemerintah dalam hal ini Kemenpora akan terus berusaha sebaik mungkin untuk peduli terhadap kesejahteraan mantan atlet.

“Kemenpora tidak bisa jalan sendiri, apapun yang kami lakukan pasti memiliki kekurangan. Justru dengan bantuan pihak swasta dan kegiatan seperti inilah sangat membantu pemerintah. Jadi saya ucapkan terima kasih. Semoga acara ini bukan pertama dan terakhir kali, gerakan ini saya harap bisa memotivasi kumpulan komunitas akan lebih banyak lagi saling membantu satu sama lain,” kata Dito. (RNZ)

Leave A Reply

Your email address will not be published.