INVENTIF – Partai NasDem menilai momentum hari lahir Pancasila sebagai salah satu momentum bagi semua pihak untuk meninggalkan politik identitas, khususnya jelang Pemilu 2024 mendatang.
Ketua Bidang Hubungan Sayap dan Badan DPP Partai NasDem, Ivanhoe Semen menekankan politik identitas dapat memecah bela keutuhan bangsa Indonesia.
“NasDem mengajak kepada semua elemen bangsa untuk menjunjung tinggi perbedaan dan saling menjaga. Apalagi jelang hajatan pemilu nanti, tinggalkan politik identitas,” ujar Ivanhoe dalam keterangan tertulisnya, Rabu (1/6/2022).
Menurutnya, Indonesia bisa maju dan terus berkembang pesat karena lahir dari perbedaan suku, ras dan agama. Karenanya perbedaan itu mesti dijaga dengan baik dengan saling menghormati dan menghargai.
“Kita jangan mundur ke belakang, kita harus maju kedepan. Kita menatap kedepan karena tantangan semakin besar lagi. Kalau kita bicara urusan agama dan suku, kita mundur ke belakang,” pinta Ivanhoe.
Sementara itu, memperkuat nilai-nilai Pancasila, DPP Partai NasDem menggelar acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) yang akan berlangsung Kamis (02/06/2022). Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati hari Pancasila ini mengundang organisasi sayap partai politik, organisasi kepemudaan dan organisasi mahasiswa.
“Kita mengundang sayap partai, organisasi kepemudaan serta mahasiswa menandakan bahwa NasDem sebagai partai nasionalis yang memiliki tanggungjawab untuk selalu menggaungkan Pancasila sebagai ideologi bangsa dan perekat semua eleman bangsa,” tukas Ivanhoe.
Dirinya mengingatkan menjaga Pancasila bukan hanya tugas NasDem melainkan tugas bersama. Jadi, Pancasila tegasnya bukan hanya untuk diperingati belaka, tetapi juga harus tercermin dari kehidupan sehari-hari sebagai anak bangsa.
“Negara ini berdiri karena Pancasila. Pancasila menjadi perekat bagi kita semua. Sebagai anak muda kita harus menjadi garda terdepan melawan gerakan-gerakan yang merongrong Pancasila,” imbuhnya. (ANITA RAHIM)