BPJS Ketenagakerjaan & DPR RI Gelar Sosialisasi Bersama YPJI di Momen Kemerdekaan
INVENTIF — Dalam naungan merah putih yang baru saja berkibar memperingati 80 tahun kemerdekaan Indonesia, sebuah pertemuan hangat digelar di Resto Kuning, Jagakarsa, Jakarta Selatan. BPJS Ketenagakerjaan bersama DPR RI dan Yayasan Peduli Jurnalis Indonesia (YPJI) bersinergi menghadirkan “Sosialisasi Program Jaminan Kesehatan dan Ketenagakerjaan”, seakan hendak menegaskan bahwa merdeka bukan sekadar seremonial, melainkan juga perlindungan nyata bagi rakyat pekerja.
Hadir sebagai penggerak utama, Dr. Hj. Arzetti Bilbina, S.E., M.A.P., anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKB, menyampaikan pesan yang menggugah: setiap pekerja, baik yang digaji secara tetap maupun mereka yang berjuang tanpa slip gaji, berhak memiliki payung perlindungan. “Ketika kecelakaan atau sakit datang tanpa diduga, BPJS hadir memberikan perlindungan tanpa membedakan status pekerjaan. Bahkan biaya besar seperti operasi hingga penggantian anggota tubuh pun bisa ditanggung,” ungkapnya, seraya mengisahkan pengalaman pribadi keluarganya yang pernah merasakan manfaat program tersebut.
Acara ini bukan sekadar sosialisasi, tetapi juga sebuah perayaan kebersamaan. Ada peluncuran aplikasi mobile YPJI—platform digital baru yang dirancang untuk mempermudah jurnalis dalam mengakses layanan organisasi. Ada pula penyerahan seragam baru pengurus YPJI, lomba momen Hari Kemerdekaan bagi wartawan, hingga pembagian doorprize yang menambah semarak suasana.
Namun di balik keceriaan itu, tersimpan pesan mendalam: jurnalis, yang sehari-hari bekerja di garis depan informasi, juga manusia dengan risiko tinggi di lapangan. Karena itu, YPJI bersama BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen menjadikan perlindungan sosial sebagai hak, bukan sekadar fasilitas tambahan.
“BPJS adalah payung yang memerdekakan masyarakat dari beban biaya kesehatan yang mencekik. Dengan ini, pekerja formal maupun nonformal bisa menatap masa depan lebih pasti,” tegas Arzetti.
Kehadiran insan pers dalam acara ini bukan hanya sebagai peliput, tetapi juga mitra perubahan. Melalui tulisan, foto, dan suara, mereka menyebarkan kesadaran bahwa kesejahteraan tak boleh menjadi mimpi, melainkan kenyataan yang dijamin negara.
Dengan rangkaian acara penuh edukasi dan semangat kemerdekaan, kegiatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara DPR RI, BPJS Ketenagakerjaan, dan YPJI adalah langkah kecil namun berarti menuju Indonesia yang lebih adil bagi pekerja dan insan media.(ISS)